RSS

Dukungan bagi anak

18 Agu

Seorang anak tidak hanya membutuhkan dukungan finansial bagi pengembangan dirinya tetapi juga lebih membutuhkan dorongan moril bagi keinginannya. Anak biasanya diarahkan oleh orang tua sesuai keinginan orang tua sehingga terkadang anak tidak bisa mengutarakan keinginannnya.

Menurut saya ada tiga tipe anak yang mengekspresikan keinginannya:
1. anak yang mempertahankan keinginannya
biasanya tipe anak seperti ini lebih cenderung mempunyai sifat pemberontak. Ia akan melakukan apa yang menjadi keinginannya meskipun banyak yang menentang terutama dari orang tua. Ia juga tak segan-segan akan keluar dari zonanya atau meninggalkan orang-orang yang menentang keinginannya demi mewujudkan. Ia juga tak segan-segan melakukan kebohongan demi keinginannya.
2. anak yang mengikuti keinginan orang lain
tipe anak seperti ini biasanya lemah dalam mempertahankan keinginannya karena ia takut jika harus keluar dari zona nyaman dia. ia akan mengikuti keinginan orang lain agar dirinya aman walaupun cenderung tidak nyaman dalam melakukan hal tersebut. tipe seperti ini akan berbahaya jika ia terus memaksakan diri mengikuti keinginan orang lain. Ia akan mudah sakit, stres dan terkadang akan lari ke hal-hal yang negatif seperti penggunaan narkoba atau keinginan bunuh diri. Tipe seperti cenderung lebih penurut dan pendiam.
3. anak yang dapat mengambil kesempatan
anak tipe seperti ini akan mengikuti keinginan orang lain terlebih dahulu jika merasa dirinya belum aman. Tetapi jika kondisinya merasa aman untuk mewujudkan keinginannya ia akan mengambil peluang untuk mewujudkan keinginannya. tidak peduli akan pertentangan orang lain. Jika banyak yang menentang, ia akan mengambil kesempatan mewujudkan keinginannya secara diam-diam disamping ia juga melakukan keinginan orang lain dalam waktu bersamaan.

itulah tiga tipe anak menurut saya dalam mempertahankan suatu keinginannya. Saran saya sebagi orang tua seharusnya juga mendengarkan apa yang menjadi keinginan seorang anak. Jika keinginan itu adalah sesuatu yang positif tidak ada salahnya sebagai orang tua untuk menuruti keinginan anak yang dapat mengmbangkan potensi dan karakter anak. orang tua hanya bertugas memfasilitasi, mengawasi, mengarahkan dan mendukunng.

Jika memang ada pertentangan dalam mewujudakn keinginan masing-masing sebaiknya dibicarakan secara baik-baik bagaimana solusi yang baik agar menguntungkan berbagai pihak.

contoh kasus yang sering terjadi pertentangan antara keinginan orang tua dan anak :
1. Anak tidak menyukai jurusan IPA, tetapi orang tua memaksanya masuk ke jurusan IPS
2. Dalam memilih kuliah sebagian besar jurusan anak ditentukan oleh orang tua bukan berdasarkan keinginan anak itu sendiri.
3. Anak ingin menjadi wiraswasta, orang tua ingin mereka menjadi pegawai negeri atau bekerja di kantoran.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 18, 2011 in Uncategorized

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: