RSS

Situs Sumur Tujuh Serang Banten

Situs sumur tujuh merupakan salah satu cagar budaya yang terletak di Kampung Pancuran Desa Lebakwana Kecamatan Kramatwatu Serang. Mungkin banyak warga Banten yang tidak mengetahui adanya situ budaya ini. Saya sendiri yang tinggal di Kramatwatu baru mengerti beberapa hari yang lalu bahwa ada situs budaya di lokasi ini. Menurut Dinas kebudayaan dan pariwisata Provinsi Banten Sumur tujuh sendiri merupakan sebuah tempat peziarahan berupa tempat pemandian atau biasa disebut dengan istilah pertirtaan. Tidak seperti namanya, sumur tujuh ini terdapat beberapa luang yang menyerupai sumur dengan diameter 0.5-1 meter yang letaknnya berdekatan dengan sebuah pohon beringin. Jumlah sesungguhnya lebih dari tujuh sumur, melainkan 26 buah, 19 sumur di sebelah utara dan 7 sumur di sebelah selatan. Menurut cerita jumlah sumur bisa berubah-ubah sesuai dengan kemampuan manusia yang dating ke lokasi ziarah. Tempat ini diyakini sebagai tempat berkumpulnya para wali pada masa lalu untuk bertirakat dan mendekatkan diri pada Allah. Tidak banyak sumber cerita mengenai sejarah situs ini.

situs sumur tujuh
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2015 in Uncategorized

 

Mengenal dan mendaki Gunung Pinang

Gunung Pinang merupakan salah satu gunung kecil yang berada di kabupaten Serang Banten. Gunung ini memiliki ketinggian 300 mdpl dan luas 222 ha (http://www.backpackerkoprol.com). Gunung ini dikelola oleh perhutani dan dibuka untuk umum. Pada akhir pekan gunung ini banyak dikunjungi oleh warga sekitar maupun dari luar kota seperti jakarta untuk bersepeda. Tiket masuk ke gunung pinang tahun 2015 sebesar Rp 5000,00 dan biaya parkir motor sebesar Rp 2000,00 kalau untuk mobil saya tidak tahu hehehehe. Di puncak gunung pinang terdapat sebuah pemancar yang dimiliki oleh PT Telkom. Gunung pinang dapat dinikmati dengan berbagai cara seperti jalan kaki, bersepeda, naik mobil atau motor, karena jalanan di gunung pinang telah beraspal, tetapi untuk merasakan keindahan suasana gunung lebih baik dengan jalan kaki atau bersepeda.

Jpeg

Jalanan gunung pinang

Waktu tempuh yang dibutuhkan sampai ke puncak dengan jalan kaki kurang lebih 1 jam karena jarak dari pintu masuk sampai puncak kurang lebih 2 km. Sepanjang perjalanan kalian akan disuguhi dengan pemandangan pepohonan semak yang akan anda jarang jumpai di perkotaan. Selain keindahannya mungkin banyak warga Serang-Cilegon sendiri tidak tahu cerita rakyat dari gunung pinang ini. Beberapa ratus meter sebelum puncak terdapat sebuah saung yang terbuat dar bambu. Kita dapat beristirahat di saung tersebut sambil melihat pemandangan yang ada di bawah dr atas gunung pinang.

Jpeg

Pemandangan dari atas gunung pinang

Waktu saya kecil, bapak saya pernah berkata bahwa gunung pinang itu dulunya perahu yang terbalik lalu menjadi gunung, tetapi saya tidak mengerti ceritanya. Berikut ini adalah cerita rakyat gunung pinang yang saya ambil dari http://legendabanten.blogspot.com/2013/03/legenda-gunung-pinang-banten.html
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 10, 2015 in Uncategorized

 

Surat untuk kekasihku, Jangan Pernah lelah Mencintaiku

Kekasihku, Tahukan kamu apa yang kita perbincangkan semalam sudah aku pikirkan sejak lama? Yang aku pikirkan adalah kebahagianmu.

 

Kekasihku, Aku paham kamu tidak bisa menunggu lama diriku. Aku tahu kamu ingin mempunyai keluarga kecil bahagia. Begitu juga denganku. Aku tahu kita sama-sama terpentok dengan usia yang semakin bertambah. Dan aku paham kamu sudah mulai merasa lelah berada dalam ketidakpastian.

Kekasihku, apakah kamu tahu dalam sujud dan doaku semalem, aku menyadari bahwa cintaku padamu itu tanpa syarat? Aku hanya ingin kebahagianmu.

Kekasihku, kalau kamu sudah lelah menunggu ku, sungguh aku tidak bisa mengekangmu. Aku rela jika sampai pada waktu itu aku belum berada di dalam pelukanmu dan kamu telah menemukan kebahagiaanmu. Sungguh aku ikhlas. Tapi tolong jangan pernah lupakan aku dan jangan pernah lelah untuk mencintaiku. Seperti aku tidak akan pernah melupakanmu. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 17, 2014 in Cinta

 

Tag: , , ,

cara membuat kulit risol

Risol merupakan makanan populer di kalangan rakyat Indonesia. Makanan ini sangat merakyat. Semua kalangan dapat mencicipinya dan semua orang juga dapat membuat risol di rumah sendiri tanpa harus membeli. Pertama-tama yan harus dibuat adalah kulit risol. Membuat kulit risol ini gampang sekali. Pertama kali saya membuat risol, langsung berhasil, tapi memang ada sedikit beberapa yang harus diperbaiki. Saya puas dengan hasil yang saya buat karena saya sendiri orang yang tidak begitu pintar dalam memasak. Berikut resep membuat kulit risol.

RESEP KULIT RISOL :
1. 250 gram tepung terigu
2. 600-650 cc air ( bisa diganti dengan air susu = 60 gr bubuk susu + 600-650 cc air)
3. 2 butir telur
4. garam sekukupnya
5. 2 sdm margarine
6. tepung panir
7. putih telur

cara membuat :
1. Campurkan terigu, telur, garam, dan margarine yang telah dicairkan.
2. Tambahkan air/air susu sedikit demi sedikit sampai tidak terlalu kental.
3. Panaskan Teflon sampai panas. Teflon yang panas akan berbunyi cesss saat adonan dituangkan.
4. Saa adonan dituangkan Teflon diangkat sedikit dari kompor dan Tangan langsung memutar Teflon agar adonan rata. Jika adonan saat diputar berjalan lambat dan cepat beku sebelum rata dengan permukaan teflon, itu artinya adonan masih kental harus ditambahkan air lagi sampai adonan tidak mengeras sebelum rata dengan permukaan Teflon.
5. Diamkan beberapa menit dan kulit sudah jadi tinggal dibalik saja teflonnya di atas wadah,kulit akan jatuh ke dalam wadah. Kulit yang masih panas jangan ditumpuk karena akan menempel.
6. Isi risol lalu glung dan celupkan ke dalam putih telur.
7. Risol yang telah dicelupi putuih telur dibaluri dengan tepung panir..
8. Bagian terakhir tinggal digoreng.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2011 in Uncategorized

 

Dukungan bagi anak

Seorang anak tidak hanya membutuhkan dukungan finansial bagi pengembangan dirinya tetapi juga lebih membutuhkan dorongan moril bagi keinginannya. Anak biasanya diarahkan oleh orang tua sesuai keinginan orang tua sehingga terkadang anak tidak bisa mengutarakan keinginannnya.

Menurut saya ada tiga tipe anak yang mengekspresikan keinginannya:
1. anak yang mempertahankan keinginannya
biasanya tipe anak seperti ini lebih cenderung mempunyai sifat pemberontak. Ia akan melakukan apa yang menjadi keinginannya meskipun banyak yang menentang terutama dari orang tua. Ia juga tak segan-segan akan keluar dari zonanya atau meninggalkan orang-orang yang menentang keinginannya demi mewujudkan. Ia juga tak segan-segan melakukan kebohongan demi keinginannya.
2. anak yang mengikuti keinginan orang lain
tipe anak seperti ini biasanya lemah dalam mempertahankan keinginannya karena ia takut jika harus keluar dari zona nyaman dia. ia akan mengikuti keinginan orang lain agar dirinya aman walaupun cenderung tidak nyaman dalam melakukan hal tersebut. tipe seperti ini akan berbahaya jika ia terus memaksakan diri mengikuti keinginan orang lain. Ia akan mudah sakit, stres dan terkadang akan lari ke hal-hal yang negatif seperti penggunaan narkoba atau keinginan bunuh diri. Tipe seperti cenderung lebih penurut dan pendiam.
3. anak yang dapat mengambil kesempatan
anak tipe seperti ini akan mengikuti keinginan orang lain terlebih dahulu jika merasa dirinya belum aman. Tetapi jika kondisinya merasa aman untuk mewujudkan keinginannya ia akan mengambil peluang untuk mewujudkan keinginannya. tidak peduli akan pertentangan orang lain. Jika banyak yang menentang, ia akan mengambil kesempatan mewujudkan keinginannya secara diam-diam disamping ia juga melakukan keinginan orang lain dalam waktu bersamaan.

itulah tiga tipe anak menurut saya dalam mempertahankan suatu keinginannya. Saran saya sebagi orang tua seharusnya juga mendengarkan apa yang menjadi keinginan seorang anak. Jika keinginan itu adalah sesuatu yang positif tidak ada salahnya sebagai orang tua untuk menuruti keinginan anak yang dapat mengmbangkan potensi dan karakter anak. orang tua hanya bertugas memfasilitasi, mengawasi, mengarahkan dan mendukunng.

Jika memang ada pertentangan dalam mewujudakn keinginan masing-masing sebaiknya dibicarakan secara baik-baik bagaimana solusi yang baik agar menguntungkan berbagai pihak.

contoh kasus yang sering terjadi pertentangan antara keinginan orang tua dan anak :
1. Anak tidak menyukai jurusan IPA, tetapi orang tua memaksanya masuk ke jurusan IPS
2. Dalam memilih kuliah sebagian besar jurusan anak ditentukan oleh orang tua bukan berdasarkan keinginan anak itu sendiri.
3. Anak ingin menjadi wiraswasta, orang tua ingin mereka menjadi pegawai negeri atau bekerja di kantoran.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 18, 2011 in Uncategorized

 

Tag: , , , ,

Cintaku melebihi cinta pada Sang Pencipta

Matahari, sang surya masih mengintip malu di balik sang ufuk timur. Ia melihat apakah ada orang yang telah mulai aktivitasnya sebelum dirinya muncul. Ah, ternyata masih sepi, batin sang surya lega. Tunggu dulu, itu ada sekelompok orang di sana yang sudah menyiapkan dagangannya di pasar. Aku tidak mau kalah, aku harus segera menampakkan diri. Perlahan-lahan sang surya menampakkan dirinya. Para ayam yang sedang tertidur lelap tiba-tiba saja bangun setelah merasakan kehadiran sang surya. Kkuuuukkkuuuruuuuyyyuuuukkkkkk, teriak sang ayam untuk membangunkan majikannya. Ia tidak mau majikannya melewati datangnya sang surya. Lampu-lampu di setiap rumah segera dimatikan dan digantikan terangnya sang matahari. Semua orang mulai menjalankan aktivitasnya di pagi hari, tapi hal ini tidak berlaku untuk seorang gadis di desa itu.

Gadis itu masih bersembunyi di balik selimutnya. Ia masih menutupi telinganya dengan bantal agar kokokan suara ayam itu teredam. Jam sudah menunjukan pukul 6 pagi waktu indonesia barat, ia masih tetap saja meringkuk di balik selimut. Sang ibu yang sudah habis kesabarannya akhirnya menarik selimut dan bantalnya, lagi-lagi ia masih tidur pulas. Tak habis akal sang ibu berteriak memanggil adiknya.

“AZAMMMM, BAWAKAN AIR DI GAYUNG!” teriak ibu memecah keheningan di pagi hari.

Azam, sang adik membawa air yang diletakkan dalam gayung. Ibu segera mengmabilnya dari tangan Azam dan menciprat-cipratkan air tersebut ke muka gadis itu layaknya seorang dukun yang sedang mengobati pasiennya. Gadis itu akhirnya terusik dan bangun sambil marah-marah.

“Ibu, kenapa sih nggak bisa bangunin dengan cara halus?” protes sang gadis.

Ibu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala dan menunjuk ke arah jarum jam. Sang gadis melihat apa yang ditunjuk ibunya, dan…

“AARRRGGGGGHHHHHH, KESIANGAN!!!!!” Gadis itu langsung mengambil handuknya dan pergi ke kamar mandi. Mandi dapat ia selesaikan dalam waktu 5 menit saja. Ia langsung bergegas berpakaian dan dandan yang cantik. Berpenampilan cantik adalah hal yang hukumnya wajib bagi gadis itu setiap berangkat sekolah. Kenapa? Tentu saja untuk menarik perhatian gebetannya.

Gadis itu siap berangkat ke sekolah. Ia berpamitan dengan ibu dan bapak tergesa-gesa. Perjalanan untuk mencapai sekolahnya harus menggunakan ojek dan dua kali naek angkot. Perjalanan yang cukup jauh.
Aku lupa memperkenalkan gadis itu. Gadis itu namanya Dias. Ia bersekolah di Sekolah Menengah Atas favorit di kotanya. Ia gadis yang cukup pintar, lugu, polos dan jujur. Terkadang memang seperti terlihat bodoh karena keluguannya. Ia sekarang duduk di kelas tiga yang artinya sebentar lagi akan mennghadapi ujian nasional.

Sesampainya di sekolah, ia langsung mencari seseorang. Nah, ketemu. Itu dia sedang duduk mengerjakan PR di bangku deretan lima paling pojok. Dias segera berjalan mendekati bangku itu, tapi ia memilih duduk di depan orang itu. Orang itu melihat kedatangan Dias dan tersenyum ramah. Dias menganggap itu adalah senyuman pagi hari untuknya, tapi bagi orang itu senyum itu mengartikan pinjam pr mu donk yas.

“Yas, PR kimia udah selesai belum?” tanya orang itu. “Ada beberapa nomer yang aku nggak bisa mengerjakannya.”
“Nih, aku dah selesai semuanya.” Dias menyerahkan bukunya dengan sukarela. Ia akan melakukan apa saja untuk orang yang ia cintai.

Orang yang dicintai oleh Dias adalah sang wakil ketua kelas yang juga menjalankan tugas ketua kelas. Ketua kelas di kelas Dias hanya sebuah simbol saja. Sang wakil ketua kelas bernama Tedi. Dias tidak pernah merasakan perasaan menciantai seseorang begitu mendalam seperti ini. Dias mulai jatuh cinta saat kelasnya menjadi pasukan upacara. Saat mereka berlatih, Tedi yang bertugas melatih pengibar bendera terlihat begitu keren dan tampan. Sebelumnya Dias tidak menyadari dan menganggap Tedi biasa-biasa saja karena sejak kelas satu sampai kelas dua, kelas mereka bersebelahan.

Dias selalu memperhatikan Tedi. Ia tahu Tedi jarang sekali jajan waktu istirahat. Pendekatan yang dilakukan Dias adalah membawa bekal setiap hari agar ia bisa berbagi dengan Tedi, dan benar saja Tedi suka menghampiri Dias untuk meminta bekal Dias. Tedi juga suka meminjam PR Dias. Pendekatan kedua, Dias selalu berusaha duduk di depan dirinya, karena kalau duduk di belakang rasanya papan tulis tidak akan terlihat lagi karena postur Tedi yang begitu tinggi dan postur Dias yang begitu pendek.

Dias merasa perasaan cintanya bersambut karena Tedi terkadang memberi perhatian-perhatian kecil pada dirinya yang membuat dirinya senang setengah mati. Di tambah lagi teman sebangku dias memanas-manasi kalau Tedi juka sama Dias karena saat pelajaran Tedi sering melihat ke arah Dias. Teman sebangku Dias bisa dibilang adalah racun yang mengakibatkan hilangnya kesadaran dan kemampuan analisa otak. Akhirnya Dias memutuskan utnuk menyatakan perasaannya selama ini yang ia pendam setelah berakhirnya ujian nasional.

Waktu yang telah dinantikan pun tiba, ujian akhir nasional telah usai. Siswa kelas tiga libur sampai pengumuman kelulusan. Dias gelisah tak menentu, akhirnya ia mengetik sebuah sms di tengah malam. Ia memilih tengah malam karena tidak mau mendapatkan jawaban langsung dari Tedi.

To : Tedi
Maaf ganggu mlm2, aq cm mw blg klo aq slama ini suka sama km. Aq cm ingin menyampaikan prasaan aq aja.
——————————————Sending————————————————————

Dias sangat gugup sekali. Tak disangkanya, hpnya langsung bergetar menerima balasan dari Tedi. Dias semakin panik. Kenapa secepat ini, batin Dias. Tangannya mulai gemetar saat mebuka hpnya. Dibukanya sms dari Tedi.

To : Dias
Trm ksh atas prasaanmu. Aku ga nyangka aja, tapi rasa sayang Dias ke Tedi dan rasa sayang Tedi ke Dias sebaiknya tidal lebih dari sekedar teman saja.

DEG, membaca balasan sms itu rasanya sakit sekali. Tak terasa air mata di pipi Dias mengalir. Dugaan Dias selama ini tentang prasangkanya salah sama sekali. Tedi menolak Dias. Tedi tidak punya perasaan apa-apa pada Dias. Pahit memang tapi itulah kenyataannya. Dias tidak tidur semalaman saat itu, padahal pagipagi dia ada kursus tambahan untuk persiapan SPMB.

“Mata lo kok sembab?” tanya Nita pada Dias saat di tempat kursus.
“Gw nggak tidur semalaman.”
“Kok bisa?”
“Gw habis menyatakan perasaan gw ke Tedi.” Jelas Dias.
“Serius lo yas? Beneran lo lakuin itu?”
“Lah kan lo yang nyuruh nit!” tuntut Dias.
“Gw kan Cuma becanda Yas”

Dias mendengar penjelasan dari Nita rasanya ingin melemparnya dari lantai enam. Nasi sudah jadi bubur. Hikmahnya Dias tidak penasaran lagi akan perasaan Tedi. Akhirnya setiap bertemu dengan Tedi, Dias merasa malu sekali. Dias gemetaran dan ingin kabur rasanya, apalagi saat Tedi menyalami Dias atas kelulusannya. Dias merasa canggung di hadapan Tedi. Tedi dan Dias memilih jalan yang berbeda. Mereka memilih universitas dan jurusan yang berbeda. Meskipun berbeda sepertinya perasaan Dias tidak pernah berubah.

Saat kuliah Dias masih berkomunikasi dengan Tedi. Ia juga mencoba menyatakan perasaannya lagi, tapi hasilnya tetap sama penolakan. Hebatnya Tedi, ia tidak pernah menjauhi Dias. Ia bersikap seolah-olah Dias tidak pernah melakukan hal bodoh itu. Sampai suatu saat di ulang tahun Tedi, Dias berencana untuk memberikan sebuah baju padanya, tapi lagi-lagi Dias mendengar sesuatu menyakitkan. Teman Dias memberitahu kalau Tedi sebenarnya sudah punya pacar. Pacarnya menembak Tedi duluan, tapi ditolak oleh Tedi. Pacarnya menembak lagi untuk kedua kalinya, akhirnya diterima oleh Tedi. Itulah yang membuat Dias tidak ikhlas menerima semua ini.

Hubungan Tedi dan pacarnya berlangsung cukup lama sekitar empat tahun. Selama itu lah Dias tidak pernah ikhlas akan hubungan Tedi, walau ia tahu ia tidak berhak seperti ini. Dias pun mencoba membuka hatinya untuk orang lain, tetapi selalu gagal. Ia tidak pernah mencintai pacar-pacarnya setulus hati atau terkadang malah Dias yang selalu dipermainkan oleh pacarnya. Akhirnya Dias memutuskan untuk tidak berpacaran lagi, tetapi di dalam hatinya ia masih mengharapkan Tedi. Nama tedi lah yang selalu terucap dalam hatinya.

Awal tahun 2011, Dias mendengar putusnya hubungan Tedi dan pacarnya. Hal ini diketahui dari sebuah situs jaring sosial. Dias pun memberanikan diri untuk bertanya pada Tedi. Tedi pun mengiyakan. Dias senang sekali, ia tidak bisa memungkiri kalau ia senang di atas penderitaan orang lain. Dias berpikir bahwa dia punya kesempatan untuk mendapatkan hatinya Tedi. Kesenangan itu hanya sementara, lagi-lagi ia mendapatkan kenyataan yang pahit dari orang yang di cintainya. Beberapa kali ia sudah dikecewakan oleh orang yang dicintainya.

Tedi menyukai orang lain. Dias mengatahuinya lagi-lagi dari situs jejaring sosial. Ia yakin hal itu dan mengetahui wanita yang disukai Tedi. Dias menangis tersedu-sedu sampai sesengukan. Menyakitkan sekali melihat orang yang dicintainya mencintai orang lain. Dias sering mempertanyakan apakah tak ada sedikit ruang di hati Tedi untuknya. Perih rasanya.

Suatu hari Dias mendengarkan sebuah ceramah dan dalam ceramah itu dikatakan bahwa jika kita mencintai seseorang lebih dari kita mencintai Allah, maka kita telah melakukan suatu kemusyrikan. Tersentak hati Dias. Selama ini Dias lebih mencintai Tedi dibanding Allah. Dias segera mengambil wudhu dan mengerjakan solat yang ia tunda. Dalam sujudnya ia menangis meminta ampun pada Sang Maha Kuasa atas perbuatannya yang telah mencintai ciptaan-Nya melebihi Sang pencipta. Ia telah salah menilai arti cinta itu sendiri. Sejak saat itu yang ada dalam doanya adalah agar ia diberikan suami yang ia cintai karena rasa cintanya pada Allah, walaupun tidak bisa dipungkiri perasaannya ke Tedi masih punya tempat tersendiri di hatinya. Sekarang sudah lima tahun ia mencintai Tedi tanpa ada sambutan, tapi tak ia biarkan perasaan itu melebihi rasa cintanya pada Sang Pencipta yaitu Allah.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2011 in Uncategorized

 

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya itu adalah sebuah ungkapan atau peribahasa yang menunjukkan bahwa pribadi seorang anak tidak jauh berbeda dengan orang tuanya. Hal ini dikarenakan karakter pada anak dibentuk oleh orang tua dan didukung dengan lingkungan di mana dia dibesarkan. Pada dasarnya seorang anak yang baru lahir tidak memiliki program apapun dan orang tua lah yang akan mengisi program pada anak tersebut. Program yang dimasukkan pada anak oleh orang tua akan menentukan karakter anak yang terbentuk. Orang tua harus memberikan kasih sayang, perhatian dan pola asuh didik yang benar pada seorang anak sesibuk apapun. Jika orang tua lalai, maka anak akan mengisi programnya dengan didikan dari orang lain seperti dari pembantu rumah tangga atau baby sister. Sebenarnya tingkah laku anak adalah sebuah hasil tiruan dari apa yang dia lihat dan rasakan. Oleh karena itu peran ayah dan ibu dalam mendidik anak harus benar dan memperhatikan kondisi lingkungan ia tumbuh.

masa pertumbuhan anak

Menurut praktisi pendidikan Edy Wiyono terdapat enam fase pada anak yang harus diperhatikan dalam masa pembentukan karakternya, yaitu masa balita, masa TK, masa SD,masa SMP, masa SMA hingga kuliah. Pendidikan yang benar akan membentuk karakter yang positif yang diperlukan oleh seorang anak dalam menghadapi persaingan global saat ini. Pendidikan disini bukan berarti hanya pendidikan akademik saja tetapi pendidikan non akademik, seperti agama, pendidikan tentang kejujuran,keberanian, disipli dll. Pendidikan non akademik sama pentingnya, malah pendidikan non akademiklah yang harus pertama kali ditanamkan pada seorang anak yang telah dapat berinteraksi dengan lingkungannya. Pendidikan tentang kejujuran digunakan agar anak dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Tetapi orang tua jangan hanya mengajarkan dari kata-kata atau ucapan saja, orang tua juga harus mencontohkan pada seorang anak dengan tingkah laku. Anak lebih cepat mempelajari yang dia lihat daripada yang dia dengar.

Pola asuh dalam mendidik anak juga jangan memakai kekerasan, teriakan, bentakan, tau penuh larangan. Hal ini akan membentuk pribadi anak yang mudah takut dalam melakukan sesuatu karena otak dia sudah terprogram ketakutan akan dimarahi jika melakukan itu. Sikap ini akan terbawa hingga dewasa nanti jika pola pendidikan seperti itu berlangsung sejak lama. Anak-anak akan lebih mudah mengingat kenangan yang buruk dibandingkan kenangan yang indah pada saat masih balita. Contohnya saja ia selalu ingat sampai dewasa pada waktu kecil ia pernah dipukul pakai pedang plastik di pantatnya atau selalu kena cubitan kalau tidak bisa mengerjakan pekerjaan sekolah dengan baik. Hal ini tentu saja akan mempngaruhi karakter yang akan terbentuk.

Ayah dan ibu biasanya menjadi panutan dalam kehidupan seorang anak. Banyak sekali anak yang kelak dewasa nanti ingin menjadi seperti ayahnya atau ibunya atau tidak dua-duanya. Hal itu tergantung proses pendidikan orang tua terhadap anak. Biasanya orang tua ingin anaknya lebih dari dirinya. Orang tua akan mengucapkan hal yang sama yang ia inginkan pada anak tersebut sehingga akan mempengaruhi pola pikir anak. Contohnya saja, orang tuannya ingin anaknya menjadi wiraswasta maka ia berkali-kali berbicara pada anaknya tentang betapa bagusnya menjadi wiraswasta sehingga akan mempengaruhi pola pikir anak bahwa dia harus menjadi wiraswasta.

Ambisi orang tua yang berlebihan berpengaruh terhadap pemaksaan kehendak yang seringkali membawa masalah dalam pola asuh, komunikasi, serta hubungan orang tua dan anak di fase-fase berikutnya. Tidak sedikit anak yang mengalami stress, frustasi bahkan depresi karena merasa gagal, tidak mampu memenuhi keinginan orang tua, sehingga mereka banyak yang merasa menjadi “korban” ambisi orang tua, objek idealisme yang kurang realistis, bahkan menjadi target sebuah kepentingan. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap proses pembentukan kepribadiannya. Bisa saja ia akan menjadi pribadi yang kurang percaya diri, pesimis, takut salah, tidak berani mengambil keputusan.

Untuk itu sebagai orang tua harus berhati-hati dalam menerapkan pendidikan anak pada usia dini, karena itu akan menjadi karakter dasar bagi anak dan akan terus berkembang dengan apa yang ia dapatkan dari melihat, mendengar, dan merasakan. Pola asuh pendidikan yang salah dapat membentuk karakter negatif pada anak yang akan berpengaruh pada masa depannya.

sumber :http://niahidayati.net dan http://beranda.blogsome

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 11, 2011 in Uncategorized

 
 
%d blogger menyukai ini: